Powered By Blogger

Jumat, 27 November 2009

"Ucapan Syukur"

Seorang pengulas Alkitab terkenal Matthew Henry suatu kali di rampok dalam suatu perjalanan. Hal yang sangat menarik adalah setelah di rampok Henry menulis catatan dalam buku harianya sebagai berikut: "Biarkan aku mengucap syukur karena: 1.Aku belum perna dirampok sebelumnya; 2.Meskipun mereka merampok dompetku, mereka tidak merampas hidupku. 3.Meskipun mereka merampas yang segala aku punya, itu tidak banyak; 4.Karena justru aku dirampok dan bukan aku yang merampok Amin; Seorang tukang kayu,suatu kali harus naik ke atas tangga untuk memasang plafon. Selain papan triplek ia juga membawa palu dan paku. Untuk memudahkan pelaksanaan, dia mengambil beberapa paku sekaligus dan menaruhnya/menyelipkannya di antara bibirnya. Waktu ada bunyi yang mengejutkan, ada paku yang tertelan. "Puji Tuhan!" serunya. Dia turun dan sambil menghelakan nafas ia berkata, "Aku bersyukur bahwa pakunya yang masuk bukan palunya." Cerita lain lagi ada seseorang yang bersaksi bahwa dahulu ia adalah seorang yang sulit mengucap syukur.Demikiikianlah didikan Tuhan. Suatu kali ia harus menengok sahabatnya yang terbaring di rumah sakit,dikamar ICU, krena kecelakaan berat. Sahabatnya dalam keadaan tidak sadarkan diri beberapa hari. Roh kudus berbicara kepadanya, "Siapakah yang di hadapanmu?" Jawabanya, "Ya Tuhan, syukur padamu bahwa bukan aku yang terbaring disitu!" Waktu dia bermain kerumah tetangganya pemabuk, ia menyaksikan botol-botol kosong yang berserakan dan kehidupan temanya. Roh kudus berkata lagi, "Siapa yang di hadapanmu?" " Trimah kasih Tuhan, karena bukan aku yang jadi pemabuk," jawabnya. Ketika berjalan melewati suatu jembatan dan menyaksikan kemiskinan yang melanda orang-orang di bawah jembatan, Roh kudus berkata lagi, "Siapakah yang kamu lihat?" "Tuhan memang bukan saya dan saya mengucap syukur!" jawabnya. Saudara, Mari kita belajar mengucap syukur karena lebih banyak yang menderita dari pada kita. Untuk mengucap syukur lihatlah kebawah dan maju lihat ke atas. Sering kita mengalami ini, melihat ke atas kita menjadi iri, frustasi,terlalu melihat ke bawah menjadikan kita sombong. Marilah kita sekarang membaliknya. "Mengucap syukur dalam segala hal, Sebab itulah yang di kehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu" (1Tesalonika 5:18)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar